Prabumulih telisikpublik.com – 5 Agustus 2026 – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 menegaskan komitmennya dalam mendukung kedaulatan energi nasional melalui keberhasilan pengembangan tiga sumur infill di wilayah kerja Pertamina EP Limau Field dan Adera Field, Sumatera Selatan.
Ketiga sumur tersebut, yakni KRG-042, DWA-071, dan BNG-081, berpotensi menambah produksi nasional lebih dari 1.400 barel minyak per hari (BOPD) dan lebih dari 4 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD).
Sumur infill atau sumur sisipan merupakan sumur yang dibor di antara sumur-sumur eksisting dalam satu lapangan migas. Strategi ini menjadi salah satu andalan PHR Zona 4 karena memiliki tingkat ketidakpastian yang relatif rendah dibandingkan metode pengeboran lainnya.
“Keberhasilan pengembangan tiga sumur infill di Zona 4 merupakan buah dari inovasi pendekatan dan penerapan teknologi andal dalam upaya mengoptimalkan potensi migas di lapangan mature,” ujar Senior Manager Subsurface Development & Planning Zona 4, Reza Nur Ardianto.
Sumur pertama yang berhasil dikembangkan adalah KRG-042 di Struktur Karangan Timur, Kota Prabumulih, wilayah kerja PT Pertamina EP Limau Field. Pengembangan sumur ini memanfaatkan teknologi Electric Submersible Pump (ESP), yaitu sistem artificial lift berupa pompa sentrifugal bertingkat yang dipasang jauh di dalam sumur dan digerakkan oleh motor listrik untuk meningkatkan produksi migas, terutama pada sumur yang tekanan alaminya mulai menurun.
Teknologi ESP dikenal aman, efisien, serta mampu beroperasi pada lingkungan yang korosif. Pengeboran KRG-042 diselesaikan dalam waktu 25 hari. Berdasarkan uji alir awal (initial flow test) pada 16 Juli 2026, sumur ini memiliki potensi produksi mencapai 777 BOPD.
Sumur kedua, DWA-071, berada di Struktur Dewa, Kabupaten PALI, wilayah kerja Pertamina EP Adera Field. Sumur ini menjadi pengembangan pertama di struktur tersebut setelah lebih dari enam tahun sejak pengeboran DWA-070 pada 2019.
Keberhasilan DWA-071 didukung oleh data komprehensif hasil survei 3D Seismik IDAMAN yang dilaksanakan pada Maret 2024 hingga Mei 2025 di Blok Ibul Tenggara, Candi, dan Manis. Salah satu tujuan survei tersebut adalah mendukung pengembangan lapangan secara infill maupun ekstensif.
Setelah dibor selama 47 hari, hasil uji alir awal pada 15 Juli 2026 menunjukkan potensi produksi 375,84 BOPD minyak dan 0,196 MMSCFD gas.
Sementara itu, sumur ketiga, BNG-081, juga berada di wilayah kerja Pertamina EP Adera Field, tepatnya di Struktur Benuang, Kabupaten PALI. Sumur ini dibor selama 30 hari dan berdasarkan uji alir awal pada 20 Juli 2026 memiliki potensi produksi 264,4 BOPD minyak serta 3,064 MMSCFD gas.
Keberhasilan pengembangan BNG-081 ditunjang oleh hasil survei 3D Seismik Karbela yang dilaksanakan pada 8 Agustus 2014 hingga 25 September 2015 di Blok Ibul Tenggara, Candi, dan Manis. Survei tersebut bertujuan mendukung pengembangan lapangan secara infill dan ekstensif di area Benuang, Belimbing, Betung, dan Niru.
Pjs. General Manager PHR Zona 4, Muhammad Luthfi Ferdiansyah, menyampaikan bahwa hingga akhir Juli 2026 PHR Zona 4 telah menyelesaikan pengeboran 40 sumur pengembangan.
“Pertamina EP Zona 4 akan terus melakukan upaya peningkatan produksi dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden di bidang ketahanan energi. Kami akan terus berupaya mencari dan mengembangkan potensi migas melalui pengeboran sumur infill di wilayah kerja kami,” ujar Luthfi.
Hingga akhir 2026, PHR Zona 4 menargetkan penyelesaian 83 sumur pengembangan guna mendukung target produksi tahun ini sebesar 30.305 BOPD minyak dan 485,07 MMSCFD gas.
“Kami memohon doa dan dukungan seluruh lapisan masyarakat agar seluruh pekerjaan dapat berjalan dengan selamat, lancar, dan mencapai hasil yang optimal,” tutupnya.
Tentang PHR Zona 4
PHR Zona 4 merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina Regional Sumatra yang dipimpin oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Zona ini mengelola tujuh wilayah kerja, yakni Pertamina EP Prabumulih Field, Pertamina EP Limau Field, Pertamina EP Adera Field, Pertamina EP Pendopo Field, Pertamina EP Ramba Field, Pertamina Hulu Energi Ogan Komering, dan Pertamina Hulu Energi Raja Tempirai.
Wilayah operasi PHR Zona 4 mencakup Kota Prabumulih dan Palembang serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu. Seluruh kegiatan operasional PHR Zona 4 berada di bawah koordinasi dan pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).






