Desakan Penyelidikan Dugaan Penyimpangan Proyek Jaringan Irigasi Air Tanah BBWSC3  

oleh -285 Dilihat
oleh

Kabupaten Serang , Telisikpublik.com – Aparat Penegak Hukum (Kejaksaan dan Kepolisian) didesak untuk segera mengusut tuntas dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di bawah pengelolaan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3). Desakan ini disampaikan oleh Ucung, anggota Divisi Investigasi DPP-Front Pemantau Kriminalitas (FPK), menyusul temuan sejumlah kejanggalan hasil pengecekan mandiri di lapangan.

 

Temuan Kejanggalan di Lapangan

 

Berdasarkan investigasi yang dilakukan di wilayah Desa Cikolelet, Desa Kamasan, dan Desa Rancasanggal, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, ditemukan hal-hal sebagai berikut:

 

– Tidak adanya alat penggerak pompa pada sistem irigasi, padahal seharusnya tersedia sesuai ketentuan teknis.

 

– Diduga terjadi pengurangan kualitas material dan metode pengerjaan yang tidak sesuai standar, meliputi ketebalan pipa, mutu beton dudukan, hingga pemasangan pompa yang diduga tidak memenuhi standar SNI. Hal ini diduga sengaja dilakukan untuk meraup keuntungan pribadi.

 

Dampak dan Kekhawatiran

 

Proyek ini sangat penting bagi petani untuk menjaga ketersediaan air dan ketahanan pangan, terutama saat musim kemarau. Jika pengerjaan tidak sesuai standar, dikhawatirkan infrastruktur cepat rusak, mangkrak, serta menimbulkan kerugian besar bagi keuangan negara dan masyarakat penerima manfaat.

 

Tuntutan

 

Pihak FPK meminta-  Tim Tipikor Kepolisian maupun Kejaksaan Tinggi Banten segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan fisik dan audit forensik bangunan.

 

– Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) serta kontraktor pelaksana diperiksa secara transparan.

 

Status Terkini

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak BBWS Cidanau Ciujung Cidurian belum memberikan tanggapan resmi atas temuan dan desakan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.