Pertamina EP Adera Sambung Harapan Warga Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

oleh -169 Dilihat
oleh

Kabupaten PALI, telisikpublik.com – 27 Juli 2026 – Enam tahun lalu, Mesi Saputri harus mengubur mimpinya menjadi guru setelah terpaksa putus sekolah saat duduk di kelas X SMA. Kondisi ekonomi keluarga yang terdampak pandemi Covid-19 memaksanya berhenti menempuh pendidikan di usia 15 tahun.

Setelah itu, Mesi menikah muda dan menjadi ibu rumah tangga. Bersama anaknya, ia tinggal di Pengabuan, Kabupaten PALI, sementara sang suami bekerja sebagai operator alat berat di Palembang. Meski telah berkeluarga, keinginan untuk kembali bersekolah tidak pernah padam.

Harapan itu mulai terwujud pada 2026 ketika Mesi dihubungi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Nurul Ilmi mengenai kesempatan melanjutkan pendidikan melalui Program Sekolah Kembali yang digagas PT Pertamina EP Adera Field.

Program yang dijalankan perusahaan di bawah naungan Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 tersebut memberikan kesempatan bagi warga yang putus sekolah untuk mengikuti pendidikan nonformal Paket C. Selain itu, peserta juga memperoleh pelatihan keterampilan menjahit sebagai bekal meningkatkan kemandirian ekonomi.

Setelah mendapat informasi mengenai program tersebut, Mesi meminta izin kepada suaminya untuk kembali menempuh pendidikan. Dukungan penuh dari keluarga membuatnya bergabung bersama 70 peserta lain yang sebagian besar berusia 20–25 tahun.

Selama mengikuti Program Sekolah Kembali, para peserta belajar 15 mata pelajaran dengan jadwal dua kali dalam seminggu. Mereka juga mendapatkan pelatihan menjahit, mulai dari membuat pakaian hingga tas, sebagai keterampilan tambahan yang dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan.

Pada pertengahan Juni 2026, Mesi berhasil lulus ujian Paket C. Kelulusan itu menjadi langkah awal untuk kembali mengejar cita-citanya menjadi guru.

“Kalau tidak ada Program Sekolah Kembali dari PEP Adera, mungkin saya tidak bisa melanjutkan sekolah. Sekarang saya ingin melanjutkan kuliah di jurusan PGSD karena sejak kecil saya bercita-cita menjadi guru,” ujar Mesi yang kini berusia 21 tahun.

Saat ini, Mesi tengah menunggu proses pendaftaran kuliah. Sembari menanti, ia membuka warung kecil dan menerima jasa menjahit di rumah dengan memanfaatkan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan.

“Alhamdulillah sekarang ada saja yang datang untuk mengecilkan celana atau menjahit baju. Saya bisa mendapatkan sekitar Rp400 ribu per bulan, lumayan untuk menambah penghasilan keluarga,” katanya.

Program Sekolah Kembali merupakan hasil kolaborasi Pertamina EP Adera Field dengan PKBM Nurul Ilmi dan PKBM Tiga Dewa, serta didukung pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Program ini menyasar anak-anak putus sekolah mulai dari jenjang SD hingga SMA di sekitar wilayah operasi perusahaan.

Staf Khusus Bupati PALI, Supran Mastura, mengapresiasi kontribusi Pertamina EP Adera Field dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi Pertamina EP Adera Field yang menghadirkan program ini sehingga anak-anak yang sebelumnya terhambat melanjutkan pendidikan kembali memperoleh kesempatan belajar sekaligus mengembangkan keterampilan,” ujarnya.

Manager Community Involvement and Development (CID) Pertamina Hulu Rokan (PHR), Iwan Ridwan Faizal, mengatakan Program Sekolah Kembali merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memberikan kesempatan kedua bagi masyarakat yang putus sekolah melalui jalur pendidikan nonformal, sekaligus membekali mereka dengan keterampilan praktis.

“Di balik mereka yang belum sempat mengenyam pendidikan, selalu ada mimpi yang menunggu untuk diwujudkan. Pertamina EP Adera Field hadir untuk mengembalikan harapan itu, memberikan kesempatan kedua bagi mereka agar dapat melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita yang sempat tertunda,” kata Iwan.

Tentang PHR Zona 4

PHR Zona 4 merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina Regional Sumatra yang dikelola PT Pertamina Hulu Rokan. Wilayah operasinya meliputi tujuh lapangan, yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.

Operasi PHR Zona 4 mencakup dua kota, yakni Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten di Sumatera Selatan, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu. Seluruh kegiatan operasional berada di bawah koordinasi dan pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).***(Yupanbae )

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.